>

Displaying items by tag: PPID

GORONTALO – Sebanyak 80 personel Satuan Tugas Pengamanan diturunkan Polda Gorontalo untuk memperketat penjagaan di perbatasan Provinsi Gorontalo dan daerah tetangga untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19).

80 porsenel itu akan ditempatkan di 8 titik posko gugus tugas penangan virus Corona. Posko perbatasan darat, posko bandara Djalaludin, posko pelabuhan dan posko terminal Kota Gorontalo.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

PAGUAT – Sejak dibangun jalan aspal sepanjang 522 meter, masyarakat Desa Buhu Jaya Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato bergembira.

Jalan ini merupakan salah satu dari banyak program pembangunan insfrastuktur pada tahun 2019 yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo.

Dipublikasikan pada Kabupaten Pohuwato

GORONTALO – Guna mencegah penularan virus corona masuk ke Gorontalo, pemerintah provinsi memasang bilik disinfektan di semua pintu masuk darat, laut dan udara. Salah satunya di Bandara Djalaluddin yang ditinjau oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, Jumat (27/3/2020).

“Semua sudah kita lengkapi dengan alat ini. Setiap penumpang yang turun dari pesawat harus lewat bilik disinfektan,” jelas Rusli Habibie.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

ATINGGOLA – Pemerintah Provinsi Gorontalo memberlakukan kebijakan baru terkait dengan keluar masuk orang dari dan ke Gorontalo. Gubernur Rusli meminta perbatasan darat Gorontalo dengan provinsi tetangga ditutup mulai pukul 18.00-06.00 WITA.

“Pasukan dari Polda sudah digeser ke perbatasan (untuk berjaga). Kita para gubernur termasuk di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara sudah sepakat untuk close pintu masuk mulai pukul 18.00 hingga 06.00 Wita,” tegas Rusli saat meninjau perbatasan Gorontalo-Sulawesi Utara di Kecamatan Atinggola, Gorontalo Utara, Jumat, (27/3/2020).

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

PATILANGGIO - Pembangunan infrastruktur jalan akses pertanian atau jalan usaha tani yang dibangun Pemerintah Provinsi Gorontalo sangat terasa manfaatnya olehy para petani. Seperti yang terjadi di Desa Manawa Kecamatan Patilanggio Kabupaten Pohuwato.

Jalan akses pertanian ini dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo pada tahun 2019. Para petani sudah tidak kesulitan mengolah ladangnya, demikian juga saat panen, mereka sudah terbebas mengakses untuk mengangkut hasil kebun mereka.

“Alhamdulillah, jalan usaha tani ini sangat membantu kami para petani,tidak ada lagi kesulitan untuk mengangkut hasil panen dari kebun ke rumah kami,” Kata Kasman Ibrahim, salah seorang petani Desa Manawa, Kamis (26/3/2020).

Jalan akses pertanian di Desa Manawa  memiliki panjang 585 meter dengan lebar 4 meter, dibangun menggunakan anggaran APBD tahun 2019.

Kasman Ibrahim menjelaskan sebelumnya mereka harus mengeluarkan biaya yang besar untuk membayar para kuli pikul, sekarang sudah tidak lagi karena kendaraan pengangkut sudah bisa masuk ke kebun.

“Sekarang hasil panen langsung dimuat ke kendaraan, bisa mengangkut lebih banyak. Kalau dulu kami harus menyewa orang untuk mengangkut di depan jalan raya, bukan langsung di rumah. Ongkos yang kami keluarkan lumayan besar,” ujar Kasman Ibrahim.

Kepala Desa Manawa, Marlulu Djafar mengatakan pembangunan jalan akses pertanian tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang mereka sampaikan secara langsung kepada Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie pada tahun 2018.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Desa Manawa, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Rusli Habibie yang mewujudkan aspirasi kami. Masyarakat sudah tidak mengalami kesulitan lagi, jalan usaha tani sudah dinikmati,” kata Marlulu Djafar.

Marlulu Djafar berharap tahun 2020 ini pembangunan jalan usaha tani tersebut dapat dilanjutkan pada tahap berikutnya, sehingga akses bisa mencapai panjang 800 meter atau 1 kilometer.

“Jalan usaha tani ini baru hampir 600 meter saja yang dibangun, sudah sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat saya.  Kami berharap tahun ini jalan usaha tani tersebut dapat ditambah lagi panjangnya, hingga genap menjadi 800 meter atau 1000 meter,” papar Marlulu Djafar.

 

Pewarta : Yudi - PUPR

Dipublikasikan pada Kabupaten Pohuwato

GORONTALO – Sebanyak 10 unit armada Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan sebuah bus disemprot disinfektan di tempat mangkalnya, Desa Moluo Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo utara, Jumat (27/3/2020).

Penyemprotan ini dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo sebagai antisipasi penyebaran virus corona, kegiatan ini merupakan program Giat ABC atau Kegiatan Angkutan Bebas Corona.

Tidak hanya di Moluo, Dinas Perhubungan juga melakukan penyemprotan disinfektan di Terminal Limboto, Kabupaten Gorontalo.

“Di Terminal Limboto kami menyemprot 37 unit AKDP, 7 unit pickup atau mobil barang dan 31 unit bentor,” kata Kepala bidang Angkutan Jalan, Abdul Karim Rauf, yang mengkoordinir Giat ABC di lapangan.

Di Kota Gorontalo, Giat ABC ini dilaksanakan di Terminal Pusat Kota dan di Transit Car.

“Di Kota Gorontalo kami juga melaksanakan penyemprotan disinfektan ke armada angkutan sebanyak 79 unit AKDP dengan perincian 46 armada di terminal pusat kota dan 33 unit di transit car,” papar  Abdul Karim Rauf.

Giat ABC juga dilakukan dengan penyesuaian tempat duduk di ruang tunggu terminal pusat kota sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19. Penumpang atau masyarakat tidak berdekatan saat menduduki kursi di ruang tunggu.

Abdul Karim Rauf menambahkan Giat ABC ini akan dilanjutkan pada Senin pekan depan di Kabupaten Bone Bolango dan Selasa di Kabupaten Boalemo dan Pohuwato.

“Kami berharap bantuan dan kerjasama Dinas Perhubungan kabupaten yang mendpaat giliran penyemprotan untuk bersama-sama memfasilitasi menyiapkan angkutan yang akan disemprot disinfektan,” pinta Abdul Karim Rauf.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini - Perhubungan

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara

GORONTALO – Berbagai cara dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mencegah dan menangani virus corona atau covid-19 di daerah. Selain upaya penangan medis yang ditingkatkan, pemerintah juga menyiapkan insentif bagi warga miskin dan warga yang rentan terdampak ekonomi akibat virus corona.

Sedikitnya ada Rp70 miliar anggaran dari berbagai sumber, termasuk anggaran perjalanan dinas, makan-minum dan bimtek yang digeser untuk penanganan corona. Dana tersebut salah satunya untuk mengintervensi bantuan pangan gratis bagi 40.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Pemberian insentif masih kita bahas untuk mendapat persetujuan Bapak Gubernur. Sasarannya daerah-daerah rawan pangan dan warga miskin yang terdampak secara ekonomi akibat virus corona,” jelas Budiyanto Sidiki, Jumat (27/3/2020).

Lebih lanjut kata Budi, salah satu warga yang terdampak yakni para pengemudi bentor. Kebijakan belajar dan bekerja dari rumah membuat pendapatan mereka jadi menurut. Meski tidak ada data pasti, namun asosiasi bentor pernah mengklaim mereka memiliki anggota lebih kurang 20 ribu orang se Provinsi Gorontalo.

“Termasuk teknis pemberian insentif bagi pengemudi bentor. Mereka ini kan dengan latar belakang profesi yang berbeda-beda. Bisa jadi satu rumah itu ada tiga orang yang mengemudi bentor, menerima PKH, menerima bantuan lainnya,” imbuhnya.

Salah satu skenario yang disiapkan yakni dengan melibatkan pengemudi bentor untuk mendistribusi pangan gratis warga. Hal itu dimaksudkan untuk memberikan pekerjaan sekaligus insentif bagi mereka. Besaran insentif dan siapa saja yang akan menerima masih terus dikaji bersama.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie meminta anak buahnya untuk merombak APBD Provinsi Gorontalo di tengah wabah virus corona yang terus terjadi. Salah satu poin pentingnya merasonalisasi biaya perjalanan dinas, makan minum, bimbingan teknis dan belanja pegawai lainnya.

“Sebagai gantinya kita siapkan insentif bagi warga miskin yang pasti terdampak adanya virus corona. Saya minta Bapppeda untuk menyisir lagi semua sumber daya kita yang ada,” terang Rusli, Jumat (27/3/2020).

Gubernur Rusli meminta agar disiapkan insentif pangan gratis bagi warga. Peruntukkan untuk daerah daerah rawan pangan dan warga miskin. Terlebih tidak lama lagi warga akan menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri.

“Masih dihitung teknisnya bagaimana, yang jelas abang bentor misalnya pasti terkena imbas dari virus corona ini. Petani, nelayan, penjual kue dan lainnya juga,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki menjelaskan pihaknya sudah selesai menyisir APBD. Hasilnya ada Rp70 miliar belanja pegawai yang digeser untuk pencegahan dan penanganan virus corona.

“Itu dari dana DAK, DID dan DAU. Khusus untuk DAU itu berupa biaya perjalanan dinas, penundaan kegiatan makan minum, bimtek dan lain-lain itu sekitar Rp50 miliar,” bebernya.

Selain dana DAU, Pemprov Gorontalo juga merasionalisasi pembiayaan dari Dana Insentif Daerah lebih kurang Rp15 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp4,9 miliar.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah, melakukan pembagian masker gratis dan penyemprotan disinfektan di beberapa kantor kelurahan, di Kota Gorontalo, Jumat, (27/3/2020).

Idah menyampaikan hal tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk terus mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Provinsi Gorontalo. Sebagai salah satu Provinsi yang belum terjangkit virus, sudah seharusnya semua pihak bisa menjaga Gorontalo untuk terus aman.

“Tidak henti hentinya pemerintah daerah, terus menghimbau kepada masyarakat untuk stay at home dan menjaga jarak, itu semua bukan untuk siapa-siapa tetapi untuk diri kita sendiri. Dan tanpa peran serta dari masyarakat tentunya himbauan dari pemerintah tidak akan berhasil,” kata Idah.

Anggota DPR RI Komisi VIII ini menambahkan pembagian masker kain ini sengaja dibuat untuk mengantisipasi kurangnya masker, yang sekarang lagi melanda Indonesia khususnya di Gorontalo. Ada sekitar 300 masker yang di buat oleh Idah, di tempat jahit pribadinya.

“Ibu bapak, masker dipakai keluar rumah. Kalau kotor, bisa dicuci. Ini bisa melindungi diri sendiri, terhindar dari virus. Tadi saya lihat, banyak masyarakat yang keluar rumah tidak menggunakan masker, padahal mereka tahu bahwa dengan tidak memakai masker, virus cepat menyebar. Ini kurangnya kepedulian untuk diri sendiri dan lingkungan,” tambahnya.

Idahpun menghimbau kepada seluruh masyarakat Gorontalo untuk tidak keluar rumah jika tidak ada sesuatu yang mendesak. Menurutnya, dengan stay at home dan menjaga jarak, merupakan salah satu langkah untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

“Oleh karena itu kami bergerak bersama-sama kembali mensosialisasikan kepada masyarakat betapa pentingnya stay at home. Ayo jaga jarak, lindungi diri kita sendiri dan lindungi orang lain,” paparnya.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Provinsi Gorontalo. Selain masker, Idah juga membagikan handsantinezer yang dibuat secara pribadi. Dari Dinas Kesehatan juga melakukan penyemprotan disinfektan.

 

Pewarta : Ecin/Riri - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Jumat, 27 Maret 2020 06:49

Pemerintah Awasi Distributor Dan Agen Gula

TOLANGOHULA -Kenaikan harga gula pasir di hampir semua daerah membuat Gubernur Goronralo Rusli Habibie dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau persedian di PT Pabrik Gula (PG) Tolangohula di Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, Rabu (26/3/2020).

Perusahaan itu menjadi penyuplai gula pasir di Indonesia Timur khususnya di pulau Sulawesi. Saat ini ada 6.500 ton gula, 3.000 ton untuk distribusi luar daerah dan sisanya 3.500 untuk persediaan di Gorontalo.

“Yang melegakan saya bahwa stoknya ada. Saya sampaikan tadi harus prioritaskan dulu masyarakat Gorontalo. Pak Danrem juga bilang begitu, Pak Dir Reskrimsum lebih ekstrim, jangan sampai kita ini seperti semut mati di ladang gula,” ucap Rusli saat diwawancarai usai kunjungan.

Gubernur Rusli mengakui ada lonjakan harga gula di pasaran. Jika biasanya dijual Rp12 ribu per kilogram kini sudah mencapai Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram. Upaya menstabilkan harga dari Bulog juga terkendala harga di perusahaan yang saat ini dihargai Rp15.500 per kilogram.

“HET dari pabrik itu sudah Rp15.500, sementara dari Bulog untuk menampung sanggupnya harga Rp12.500 jadi belum ketemu. nah ini yang kita kaji, kalkulasi seperti apa minimal untuk membantu masyarakat dalam dua bulan ini baik yang terdampak corona atau persiapan bulan puasa,” imbuhnya.

Sementara itu, Deputi General Manager PT PG Tolangohula Suryanto menjelaskan, kenaikan harga gula disebabkan oleh berkurangnya produksi perusahaannya. PG Tolangohula baru-baru ini mengalami kerugian akibat kebakaran 500 hektar lahan tebu.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga gula di pasaran, Pemprov Gorontalo akan melakukan pengawasan ketat di setiap distributor dan agen. Selain itu, pelaksanaan pasar murah bersubsidi terus digalakkan dengan menjual gula seharga Rp5.000 per kilogramnya.

 

Pewarta: Isam/Nova - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2020, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo

Menu Utama