>

KOTA GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2019 tingkat Provinsi Gorontalo.

Upacara yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo, unsur TNI, Polri, dan pelajar, berlangsung di lapangan Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, Sabtu (1/6/2019).

Wagub Idris Rahim saat membacakan sambutan tertulis Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengatakan bahwa Pancasila merupakan suatu anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang tiada tara untuk bangsa Indonesia.

 “Pancasila adalah dasar negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Berkat Pancasila, Indonesia tetap eksis baik sebagai bangsa maupun negara,” kata Idris.

Lebih lanjut diutarakannya, peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum sejarah yang bertujuan untuk merefleksikan, mengamalkan dan mengamankan nilai-nilai Pancasila secara terus menerus.

“Dengan merayakan kelahiran Pancasila, kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Kita Indonesia, Kita Pancasila,” pekik Wagub Idris Rahim penuh semangat diakhir sambutannya.

Upacara Hari Lahir Pancasila tingkat Provinsi Gorontalo diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Gorontalo, unsur TNI, Polri, pelajar. Bertindak sebagai perwira upacara Indra Putra Pradipta, Kasubag Pembauran dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Provinsi Gorontalo. Komandan upacara Reymond Male Bilondatu, Kasubag Tata Usaha Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Ribuan warga yang ingin menyaksikan meriahnya tumbilatohe tumpah ruah memadati Jalan Tribrata di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Jumat (31/5/2019).

Tumbilatohe atau malam pasang lampu merupakan tradisi masyarakat Gorontalo yang dilaksanakan pada tiga malam terakhir Ramadan. Tradisi yang diperkirakan sudah berlangsung sejak abad ke-15 ini menggunakan lampu tradisional berupa botol bekas minuman berenergi yang beri minyak tanah dan sumbu. Seiring perkembangan zaman, penggunaan lampu hias listrik telah digunakan untuk menambah semarak tumbilatohe.

Seperti halnya di Jalan Tribrata tersebut, jutaan lampu hias listrik dipasang membentang pada tiang-tiang bambu dan tali yang didekorasi sedemikian rupa, sehingga memberi kesan jalan tersebut beratapkan lampu hias. Sedangkan di samping kanan dan kiri sepanjang ruas jalan itu dihiasi dengan lampu botol tradisional.

“Kegiatan ini sudah kami laksanakan sejak tahun 2017. Tujuannya untuk melestarikan budaya dan sekaligus menjadikan Kelurahan Ipilo sebagai destinasi wisata religi di Kota Gorontalo,” jelas Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Wahab Rahim.

Sementara itu Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim saat mencanangkan tumbilatohe di lokasi tersebut mengapresiasi kreativitas dan semangat warga di Kelurahan Ipilo dalam menyemarakkan dan melestarikan tradisi Gorontalo.

 “Semangat dan kemandirian warga ini yang harus terus didorong untuk lestarinya warisan budaya Gorontalo,” tandasnya.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

KWANDANG  –Pemerintah Provinsi Gorontalo mengalokasikan anggaran untuk program strategis di wilayah segitiga startegis Gorontalo, Paguyaman dan Kwandang senilai Rp123,7 miliar.

Program di 3 daerah ini meliputi pengembangan sektor pariwisata, pengembangan kawasan industri Gorontalo, Paguyaman, dan Kwandang (Gopandang), serta pengembangan pelabuhan Kwandang.

Program besar pembangunan ini dipaparkan oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim saat menghadiri buka puasa bersama yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) di rumah jabatan Bupati Gorut, Jumat (31/5/2019).

Idris Rahim menganggap dengan silaturrahim dan menjalin hubungan harmonis yang antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah kabupaten/kota akan membantu penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan.

“Momentum buka puasa bersama ini kami jadikan sarana untuk mempererat silaturrahim antara Pemprov Gorontalo dengan jajaran Pemkab Gorut,” kata Idris Rahim usai buka puasa bersama dan shalat magrib berjamaah.

Idris Rahim juga memaparkan begitu banyak program pembangunan yang dialokasikan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo ke kabupaten/kota, termasuk di Kabupaten Gorontalo Utara.

“Semua ini membutuhkan koordinasi, sinergitas, dan keterpaduan, sehingga tugas dan fungsi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam berjalan dengan baik,” ujar Idris Rahim.

 “Alhamdulillah pada hari ke-26 Ramadan ini Pak Idris Rahim bisa berbuka puasa bersama dengan jajaran Pemerintah Gorontalo Utara. Mudah-mudahan kehadiran beliau bisa membawa berkah dan rahmat dari Allah SWT untuk Kabupaten Gorontalo Utara,” ucap Bupati Indra Yasin pada pertemuan tersebut.

Sebelum menghadiri buka puasa bersama, pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Gorontalo Utara, Idris Rahim bersama rombongan menghadiri dan menyerahkan bantuan kepada 1.1.50 warga kurang mampu pada bakti sosial NKRI Peduli yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Gorontalo di Kecamatan Kwandang,

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara

TILAMUTA – Sebanyak 1 juta lampu botol berbahan bakar minyak tanah dinyalakan oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo guna memeriahkan tradisi tumbilatohe di Kabupaten Boalemo.

Tradisi pasang lampu tradisional pada tiga malam terakhir Bulan Ramadan itu dipusatkan di obyek wisata Pantai Bolihutuo, Kecamatan Botumoito, Boalemo, Jumat (31/5/2019).

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah hadir dan membuka pelaksanaan Festival Tombilatohe tersebut.

Pembukaan ditandai dengan pemasangan lampu oleh Gubernur Rusli, Bupati Boalemo Darwis Moridu, Wabub Anas Jusuf serta pimpinan Forkopimda.

“Tradisi ini dijaga terus oleh pemerintah daerah setiap tahun. Tahun ini untuk Boalemo dipusatkan di Pantai Bolihutuo. Kabupaten dan kota lain dipusatkan di daerah masing-masing,” kata Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemeruntah Provinsi Gorontalo agar malam pasang lampu tetap terjaga yakni dengan membagikan minyak tanah secara cuma cuma ke kabupaten dan kota. Tahun ini pemprov melalui Dinas Pariwisata membagikan 14.000 liter minyak tanah.

“Sekarang kan minyak tanah sudah langka, jadi setiap tahunnya kita siapkan dan disebar ke pemda, masjid-masjid dan sejumlah titik pelaksanaan tumbilatohe,” ujar Rusli Habibie.

Sementara itu,  Bupati Boalemo Darwis Moridu optimis jika Boalemo akan menjadi pemenang Festival Tumbilatohe tahun 2019. Prestasi yang sudah diraih selama dua tahun terakhir.

“Insyaallah tahun ini bisa juara I lagi. Apalagi tahun ini disaksikan langsung oleh Gubernur Rusli Habibie,” tutur Darwis Moridu.

Selain 1 juta lampu yang dinyalakan, Boalemo juga menyiapkan 200 Perahu Bagan dan perahu nelayan kecil yang ikut menyalakan lampu di bibir pantai. Gemerlap lampu ini menambah keunikan tumbilotohe di Boalemo.

“Festival Tumbilotohe adalah pemikat wisatawan Nusantara dan Mancanegara, ini kekayaan tradisi Gorontalo yang masih lestari hingga kini,”  kata Nancy Lahay, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo.

Semangat menjaga tradisi oleh masyarakat ini bersambung dengan kebijakan pemerintah yang membantu pengembangan tumbilotohe sebagai atraksi pariwisata yang memikat.

“Festival Pesona Tumbilotohe sudah menjadi kalender pariwisata tetap yang setiap tahun semakin meriah, semakin menarik wisatawan dari berbagai daerah, juga mancanegara,” papar Ivone Larekeng, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Boalemo

LIMBOTO - Dalam rangka mempersiapkan Angkutan Udara Lebaran Tahun 2019/1440 H Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas I Djalaluddin Gorontalo menggelar apel pembukaan posko angkutan lebaran Tahun 2019/1440 H.

Apel yang dilaksanakan pada Rabu (29/5/2019) ini dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo beserta jajaran, Kepolisian, BMKG, Jasa Raharja, Basarnas dan instansi terkait lainnya.

Bandara Djalaluddin merupakan salah satu bandara yang ditunjuk sebagai titik pengendalian dari total 36 titik di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan itu pula Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan posko angkutan lebaran di Bandara Djalaluddin untuk memastikan kesiapan posko dan sarana prasarana yang ada di Bandara Djalaluddin.

“Kami harapkan tahun ini pelayanan di Bandara Djalaluddin semakin baik dari tahun-tahun sebelumnya dengan mengedepankan 3S + 1C yaitu Safety (keselamatan), Security (keamanan),  Service (pelayanan) dan Compliance (kepatuhan),” kata Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo.

Jamal Nganro menambahkan apa yang sudah baik akan tingkatkan dan apa yang menjadi kekurangan pada tahun lalu akan evaluasi dan diperbaiki, agar angkutan lebaran dapat berjalan lancar, dibutuhkan sinergitas antar instansi pemerintah dan juga dukungan masyarakat.

“Alhamdulillah tahun ini kita didukung kurang lebih 500 personil yang terdiri dari Pemerintah Daerah, Kepolisian, BMKG dan Basarnas yang siap bertugas selama 16 hari masa angkutan lebaran yaitu tanggal 29 Mei s.d 13 Juni 2019,” jelas Jamal Nganro.

Untuk meningkatkan pelayanan, posko angkutan lebaran Bandara Djalaluddin juga dilengkapi dengan informasi yang dibutuhkan masyarakat,  salah satunya adalah informasi mengenai tarif batas atas dan batas bawah kelas ekonomi sesuai dengan ketentuan KM 106 Tahun 2019.

“Dengan keberadaan posko angkutan lebaran ini, kami memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada masyarakat pengguna jasa transportasi udara untuk menyampaikan permasalahan atau hal-hal yang dirasa kurang untuk dicarikan solusi yang terbaik dan kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan posko ini dengan sebaik-baiknya,” tambah Jamal Nganro.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini - Perhubungan

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO –Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Provinsi  Gorontalo memberikan penguatan Tim Pencegahan Napza Berbasis Masyarakat (TPPNBM) kepada 25 orang yang.

Ke25 orang ini terdiri dari pengurus dan anggota Tim Pencegahan Penyalahgunaan Napza Berbasis Masyarakat (TPPNBM) Kelurahan Siendeng Kecamatan Hulonthalangi Kota Gorontalo.

Selama sehari, 29 Mei 2019 peserta dilatih dan dibekali pengetahuan untuk pencegahan Napza di Rumah Singgah Ummu Syahidah Provinsi Gorontalo.

Pembekalan ini  dibuka oleh Iskandar Misilu , Sekertaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Provinsi  Gorontalo. Iskandar Misilu dalam sambutannya menyampaikan korban penyalahgunaan Napza  identik dengan mereka yang bekerja di bawah tekanan dan mengutamakan stamina.

“Melalui Dinas Sosial secara berkesimbunngan melakukan pencegahan dan penanganan Napza, hal ini dilakukan sedini mungkin untuk mengoptimalkan dan memaksimalkan pemberantasan penyalahgunaan Napza, “ kata Iskandar Misilu.

Dibentuknya Tim Pencegahan Penyalahgunaan Napza Berbasis Masyarakat(TPPNBM) Kelurahan yang direkrut dari tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda kelurahan Siendeng ini diharapkan memiliki kinerja yang meningkat untuk mencegah peredaran Narkoba di kalangan masyarakat tingkat lokal.

TPPNBM juga diharapkan memberikan bekal pengetahuan dan wawasan kepada tokoh masyarakat/pemuda dan tokoh agama untuk mengurangi angka kejadian penyalahgunaan Napza.

 

Pewarta : Yoan Talib – Dinas Sosial

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Sebanyak 40 orang mengikuti bimbingan teknis Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2019 di Hotel Damhil  Kota Gorontalo.

Bimbingan teknis Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang dilaksanakan Dinas Sosial Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Gorontalo ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dasar tentang  PSM.

Pengetahuan yang menjadi bekal petugas di lapangan ini meliputi pengenalan, pemahaman, dan pendalaman informasi dasar yang berkaitan dengan Pekerja Sosial Masyarakat secara khusus dan penyelenggara kesejahteraan sosial pada umumnya.

“Pekerja Sosial Masyarakat harus selalu melakukan identifikasi masalah dengan tokoh masyarakat dan petugas sosial lainnya,” kata Risjon Kujiman Sunge, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Gorontalo, Jumat (31/5/2019).

Risjon Kujiman Sunge menambahkan pembekalan para Pekerja Sosial Masyarakat ini telah dilaksanakan pada 15- 16 Mei 2019 lalu dan berharap peserta sudah dapat mempraktekkan keterampilan dan pengetahuannya.

PSM juga dituntut memiliki data PMKS di masing-masing wilayah kerja dan wajib untuk melaksanakan penyuluhan sosial.

“Harapan dari kegiatan ini adalah PSM mampu meningkatkan koordinasi dan mensinergikan program, meningkatkan pemahaman tupoksi sebagai relawan sosial, mampu membangun jaring kerja dengan TKSK atau instansi lainnya, tidak pilih kasih dalam azas keimbangan dan kesamaan dalam pemberian bantuan, kata Kepala Bidang Kelembagaan dan Kemitraan Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Achmad Isnayani RM Taba.

Peserta yang mendapat bimbingan teknis ini berasal dari kabupaten kota di Provinsi Gorontalo.

Dalam kegiatan ini juga hadir Kepala seksi Pekerja sosial dan Pengembangan SDM dan kesejahteraan Sosial, Sumarno Hasan.

 

Pewarta : Yoan Talib – Dinas Sosial

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

KOTA GORONTALO, Humas – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim kembali dipercaya untuk menjabat sebagai Komisaris Wilayah (Komwil) Alkhairaat Provinsi Gorontalo untuk masa khidmat tahun 2019-2024. Pada periode sebelumnya tahun 2013-2018, Wagub Gorontalo dua periode tersebut juga menduduki posisi sebagai Ketua Komwil Alkhairaat Gorontalo.

Pengurus Komwil Alkhairaat Provinsi Gorontalo masa khidmat 2019-2024 dilantik dan dikukuhkan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Ridwan Yalidjama, di aula rumah jabatan Wakil Gubernur Gorontalo, Kamis (30/5/2019).

Dalam sambutannya Sekjen PB Alkhairaat mengatakan ada tiga hal yang sudah hampir hilang dalam perhimpunan Alkhairaat, yaitu hilangnya kaderisasi, hilangnya konsolidasi, dan rapuhnya kelembagaan. Ridwan menegaskan, organisasi apa saja jika ketiga hal itu sudah mulai hilang, maka pasti tidak akan berkembang.

“Alkhairaat itu punya militansi, tapi itu dulu. Sekarang zaman berubah dari orientasi keilmuan, akhlak dan kemandirian, menjadi orientasi materialistis. Ini tantangan yang dihadapi oleh pengurus Komwil Alkhairaat Gorontalo yang baru untuk memperkuat kelembagaan Alkhairaat,” ujar Sekjen Alkhairaat.

Ridwan menilai dari seluruh kepengurusan Alkhairaat di daerah, Komwil dan Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat di Provinsi Gorontalo termasuk dalam kelembagaan organisasi yang baik.

“Ini bukan mengada-ada, karena Islam mengajarkan kepada kita untuk mengatakan yang sebenarnya walaupun itu pahit,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Komwil Akhairaat Provinsi Gorontalo, Idris Rahim, bertekad untuk mengembangkan Alkhairaat sesuai dengan misinya sebagai organisasi yang fokus pada bidang pendidikan, keagamaan, sosial dan dakwah.

“Langkah pertama tentunya kita akan mengevaluasi permasalahan yang dihadapi Komwil Alkhairaat, kemudian mencari solusi atas permasalahan itu yang ditetapkan melalui program kerja Komwil,” tutur Idris.

Secara defacto, Alkhairaat yang didirikan pada tahun 1930 oleh Habib Idrus bin Salim Aljufrie atau akrab disapa dengan panggilan Guru Tua, saat ini sudah ada di 18 provinsi di Indonesia. Sedangkan secara dejure, Alkhairaat ada di 23 provinsi di seluruh Indonesia.

Pewarta : Haris - Humasprov

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Bandar udara Jalaluddin Tantu Gorontalo akan mengoptimalkan sistem keamanan bandara dan penerbangan sebagai upaya peningkatan kualitas layanan selama arus mudik dan balik Idulfitri 2019 ini.

Bandar udara Jalaluddin Tantu Gorontalo merupakan salah satu dari 36 bandara yang ditunjuk sebagai titik pengendalian angkutan lebaran.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kolonel (Lek) Power Sihaloho, Kepala Bandara Udara Jalaluddin Tantu Gorontalo.

Menurut Kolonel (Lek) Power Sihaloho angkutan lebaran tahun ini dilaksanakan selama 16 hari, mulai 29 Mei hingga 13 Juni 2019. Puncak arus lebaran diperkirakan terjadi pada 30-31 Mei.

Pada masa tersebut, Kolonel (Lek) Power Sihaloho juga meminta perhatian semua pihak untuk meninjau dan memastikan kemampuan dan kapasitas operasinal bandara terkait fasilitas, personal dan persediaan.

“Kami juga memperhatikan semua pelayanan di area sisi uadar termasuk overlay mulai 29 Mei sampai dengan 13 Juni,” kata Power Sihaloho, Kamis (30/5/2019).

Beberapa hal lain yang menjadi perhatiannya yang disampaikan saat apel angkutan lebaran di bandara Jalaluddin Tantu Rabu lalu, adalah memastikan tingkat keselamatan keamanan serta pelayanan bandara terkait operasi pesawat udara, penumpang dan barang.

Konsistensi pemeriksaan keamanan terhadap penumpang dan barang harus sesuai prosedur, termasuk memasang lampu penerangan yang cukup dan tidak membahayakan keselamatan penerbangan pada area yang gelap di daerah keamanan terbatas.

“Kami juga melakukan publikasi notam apabila dilakukan perpanjangan atau pun perubahan sementara jam operasional bandara terkait jadwal penerbangan selama angkutan udara lebaran ini,” jelas Power Sihaloho.

Pada apel angkutan lebaran di bandara ini juga dihadiri Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) Gorontalo, Kantor  Kesehatan Pelabuhan Kelas III, kantor BMKG, Balai Karantina Pertanian Kelas II, Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I, PT Angkasa Pura Suport, Kantor Unit Angkasa Pura Logistik, Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink, Koperdjal Angkasa, dan Basarnas.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini - Perhubungan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo meminta penerapan ticketing kapal penyeberangan (fery) menggunakan system online.

Permintaan ini disampaikan oleh Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo saat memimpin Apel gelar pasukan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 1440 H/2019, Rabu lalu

Permintaan ini berdasar hasil evaluasi pelaksanaan angkutan lebaran tahun 2018, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk ditingkatkan dalam pelayanan terhadap pemudik di pelabuhan penyeberangan.

Penerapan Sistem ticketing online ini diharapkan akan mengurangi penumpukan penumpang di pelabuhan. Sistem ini diharapkan membuat masyarakat pengguna kapal fery  lebih nyaman dalam melakukan pemesanan.

“Jangan sampai masyarakat menumpuk berjubel-jubel saat memesan tiket di pelabuhan penyeberangan,” kata Jamal Nganro, Kamis (30/5/2019).

Perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo ini juga diharapkan akan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pemudik di pelabuhan penyeberangan. Warga yang menggunakan moda angkutan laut ini merupakan warga yang ada di sekitar Teluk Tomini.

Jamal juga meminta para petugas mengedepankan kesabaran dan memberikan pelayanan, serta senantiasa memposisikan diri sebagai pelayan masyarakat yang dapat diandalkan.

Tahun 2019 ini upaya yang dilakukan adalah penjualan tiket dilakukan H-3 sebelum kapal berangkat, pada saat angkutan lebaran (H-7 hingga H+7) setiap hari ada layanan kapal fery sehingga masyarakat tidak perlu khawatir tidak dapat mudik.

 

Pewarta : Monika Oktaviarini - Perhubungan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo