>

TIBAWA – Warga Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo sebentar lagi bisa berbahagia. Mereka tidak lagi terisolir sebab jalan di kampungnya sudah hampir rampung.

Jalan dengan konstruksi rabat beton itu dikerjasamakan dengan TNI melalui Komando Resort Militer (Korem) 133 Nani Wartabone. Anggaran Rp 2.5 miliyar dikucurkan untuk membiayai jalan usaha tani sepanjang 2.638 meter.

Pekerjaan jalan tersebut ditinjau oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Jumat (6/9/2019). Hadir pula Danrem 133 Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw.

“Jalan ini ketika saya kampanye di sini bersama kepala desa diaspirasikan oleh rakyat, mereka minta hanya jalan. Saya janjikan insyaallah saya terpilih jadi gubernur jalan ini akan saya perbaiki dan alhamdulillah sekarang sudah mulai, progres fisiknya sudah 48%,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat bertatap muka dengan ratusan warga setempat.

Beberapa yang juga menjadi aspirasi masyarakat yakni tentang ketersediaan listrik. Di kampung yang tidak jauh dari jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) itu belum teraliri listrik. Termasuk jembatan yang dilintasi oleh jalan.

“Insyaallah Senin saya perintahkan tim ke sini dan juga dari PLN, untuk meninjau dan segera kita lakukan pemasangan listrik. Ini adalah hadiah yang saya berikan kepada kalian, setelah saya kembali menjabat maka pembangunan kerja nyata harus diwujudkan tidak hanya janji janji belaka,” ungkapnya.

Sementara itu, Pangdam XIII Merdeka mengaku senang TNI bisa dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur untuk membantu rakyat. Hal ini menurutnya sebagai wujud nyata Kemanunggalan TNI yang mencintai dan dicintai rakyat.

“Korem 133 ini baru satu tahun berdiri tetapi sudah dekat dengan rakyat. Ibu bapak sekalian, kami tentara itu berasal dari rakyat, sebelum jadi tentara kami rakyat, bekerja untuk rakyat dan nantipun setelah pensiun kami akan jadi rakyat,” jelas Tiopan.

Jenderal bintang dua itu juga sedikit menyinggung tentang eksistensi TNI AD di Gorontalo yang saat ini sudah ketambahan dua Komando Distrik Militer yakni Kodim 1313 Pohuwato dan Kodim 1314 Gorontalo Utara. Tiopan mengajak warga yang ingin anaknya masuk tentara untuk mendaftar sepanjang memenuhi standar dan kriteria yang ditetapkan.

 

Pewarta: Ecyhin - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

GORONTALO – Sebanyak 444 jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 27 Ujung Pandang (UPG) asal Kota Gorontalo tiba dengan selamat di Embarkasi Haji Antara Provinsi Gorontalo, Jumat (6/9/2019).

Kedatangan jemaah haji Kloter 27 UPG disambut langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim didampingi oleh Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Hamka Arbi, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Jamaah haji Kloter 27 UPG diterbangkan dari Bandara Hasanuddin Makassar menuju Bandara Jalaluddin menggunakan maskapai Lion Air yang dibagi dalam tiga penerbangan.

Penerbangan pertama tiba di Embarkasi Haji Antara Provinsi Gorontalo sekitar pukul 18.00 Wita.

Pada awal diberangkatkan, jamaah haji Kloter 27 UPG berjumlah 450 orang. Namun yang kembali dan diterima di Embarkasi Haji Antara Provinsi Gorontalo hanya 444 jemaah ditambah satu jemaah dari Kloter 34 UPG.

Empat jamaah di antaranya pulang lebih awal karena sakit dan alasan dinas. Sementara dua jamaah lainnya wafat di Arab Saudi.

Jamaah yang wafat atas nama Raudhah Hulinggi Saini, anggota rombongan 9 regu 36 yang wafat di Rumah Sakit Arab Saudi pada tanggal 11 Agustus 2019. Satu jamaah lainnya yang wafat atas nama Darwin Yantu Hatama, rombongan 8 regu 31 yang wafat di Pemondokan Maktab 24 nomor rumah 232 Mekkah pada tanggal 16 Agustus 2019.

Dalam sambutannya saat menerima kembali kedatangan jemaah haji Kloter 27 UPG, Wagub Idris Rahim atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo mengucapkan syukur jamaah  haji Kloter 27 UPG tiba dengan selamat di Gorontalo.

“Syukur alhamdulillah bapak ibu jamaah  haji telah tiba dengan selamat di kampung halaman,” ucap Idris.

Wagub mewakili Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Gorontalo juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan ibadah haji sejak pemberangkatan hingga pemulangan jemaah.

“Kami mohon maaf atas kekurangan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah  haji. Kami mendoakan seluruh jemaah jamaah  haji mabrur,” ujar Idris Rahim.

 

Pewarta : Haris - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

PULUBALA – Sebanyak 1750 personil gabungan dari berbagai unsur siap menghadapi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Kesiapsiagaan diperoleh usai menggelar latihan bersama yang digelar di Markas Komando Resort Militer (Makorem) 133 Nani Wartabone di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Jumat (6/9/2019).

Latihan selama dua hari itu ditutup oleh Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang yang turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Berbagai unsur ikut terlibat seperti TNI, Polri, BPBD Provinsi dan Kabupaten, Dinas Sosial, PMI, Damkar dan Pramuka.

Latihan bersama fokus untuk meningkatkan keterampilan petugas dalam menghadapi kebakaran hutan. Terlebih saat ini daerah Gorontalo sedang menghadapi kemarau panjang.

“Latihan ini menurut saya sudah tepat karena sekarang musim kemarau dan bencana kekeringan di mana-mana, termasuk adanya potensi kebakaran hutan. Setelah ini kita musim penghujan, bencana banjir dan lain-lain bisa terjadi yang juga harus diantisipasi,” terang Gubernur Rusli.

Gubernur Gorontalo dua periode itu berharap latihan semacam ini bisa meningkatkan keterampilan petugas dari semua unsur. Khususnya menyangkut komunikasi, koordinasi serta mengetahui peran dan tugasnya masing-masing.

Senada dengan Gubernur Gorontalo, Pangdam XIII Merdeka menilai pelaksanaan latihan gabungan sudah berjalan dengan baik. Perlu ditingkatkan yakni rutinitas latihan dengan melakukan perencanaan yang matang dan terukur.

“Kita buat perencanaan dan bagaimana protap (protokol tetap). Harapan kita latihan semacam ini bisa berkelanjutan agar petugas semakin terampil dan percaya diri,” terang jenderal bintang dua itu.

Selain menutup latihan gabungan penanggulangan bencana alam, Pangdam bersama Gubernur Rusli didampingi Bupati Pohuwato meninjau pelaksanaan proyek jalan usaha tani di Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Jalan bernilai Rp2,5 miliar dibangun dengan konstruksi rabat beton dengan panjang 2.638 meter. Progres pekerjaannya saat ini sudah 48% atau lebih kurang 927 meter.

 

Pewarta: Isam - Humas

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo

MAKASSAR  – Sejumlah 451 jamaah haji Gorontalo Kloter 27, transit di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, pada pukul 12.20 Wita, Jumat (6/9/2019).

Sebelum jamaah tiba, Kepala Keamanan Bandara Sultan Hasanuddin, Selamat Riyadi dalam briefing bersama staf menyampaikan, bahwa penerimaan jamaah transit akan dilakukan semaksimal mungkin.

“Maksimalkan semua pelayanan penerimaan jamaah. Jika ada kekurangan akan menjadi bahan evaluasi pada penerimaan jamaah  transit berikutnya,” kata Selamat Riyadi.

Kepala Biro Kesra Mitran Tuna juga menyampaikan, bahwa jamaah akan trasnit selama kurang lebih 4 jam dan akan diterbangkan ke Gorontalo dengan pesawat Lion charter yang dibagi dalam 3 penerbangan yaitu pada pukul 14.20 Wita, lebih cepat dari jadwal yang seharusnya yaitu pukul 16.00 Wita. Penerbangan selanjutnya dengan selisih waktu kurang lebih 20 menit

Mitran juga mengharapkan agar pada kloter berikutnya, jamaah mendapat tempat yang lebih akomodatif mengingat jamaah transit cukup lama yaitu kurang lebih 4 jam.

“Pastikan untuk selanjutnya seluruh jamaah mendapatkan akses yang lebih baik, karena para jamaah transitnya cukup lama, kurang lebih 4 jam,” pintanya.

Pada kloter ini terdapat 1 orang jamaah haji dari kloter 34 yang Tanazul yaitu jamaah yang memisahkan diri atau pulang lebih awal.

Rencananya jamaah  akan tiba pada pukul 17.30 Wita dan diterima di Mess Haji Provinsi Gorontalo oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim.

Jemaah tiba dengan Pesawat Garuda dan disambut oleh Kepala Dinas Perhubungan, M. Jamal Nganro, Kepala Biro Kesra Mitran Tuna, pihak Angkasa Pura, Kemenag Provinsi Gorontalo, KKP makassar, dan Penghubung Gorontalo subid Makassar.

 

Pewarta : PPID Penghubung Makassar

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

GORONTALO  - Untuk mengoptimalkan pengawasan pekerjaan, Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan pekerjaan di sejumlah lokasi.

Lokasi yang dikunjungi adalah pekerjaan permukiman di Keluarahan Leato dan Lekobalo di Kota Gorontalo.

“Kami melihat sudah sejauh mana progres pekerjaan. Karena sesuai laporan dari pelaksana untuk pekerjaan di Lekobalo maupun Leato itu sudah selesai 100 persen, sebelum tim Provisional Hand Over (PHO) turun, kami harus memastikan terlebih dahulu,” kata Yuliana Rivai, Jumat (6/9/2019)

Dari hasil peninjaun tersebut Yuliana Rivai mengungkapkan, masih ada beberapa bagian pekerjaan yang perlu perbaiki oleh pelaksana untuk mencapai 100 persen.

“Setelah kami lihat masih ada beberapa hal yang perlu mereka perbaiki, sehingga waktu tim PHO turun nanti, kalaupun ada perbaikan yang disarankan nanti sudah tidak banyak lagi,” ungkap Yuliana Rivai.

Pembangunan infrastrukstur jalan pemukiman untuk kelurahan Leato kecamatan Dumbo Raya, terbagi dua segmen yaitu segmen 1 panjang jalan 74 meter dengan lebar 1,5 meter, segmen 2 panjang jalan pemukiman 218 meter dan lebar 1,5 meter dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp100 juta.

Sedangkan untuk pembangunan jalan pemukiman yang berada di kelurahan Lekobalo panjang 382 meter dan lebar 1,5 meter menggunakan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp150 juta.

Selain itu Yuliana Rivai berharap pembangunan jalan pemukiman yang merupakan aspirasi masyarakat ini akan memudahkan akses masyarakat meningkatkan perekonomian.

“Karena lokasi-lokasi tersebut masuk di kawasan strategis provinsi, saya berharap pembangunan jalan pemukiman ini bisa memudahkan akses masyarakat untuk meningkatkan perekonomian yang ada di Kota Gorontalo” imbuhnya

 

Pewarta : Yudi – Dinas PUPR

Dipublikasikan pada Kota Gorontalo

GORONTALO – Pangan harus aman dan jauh dari bahaya cemarabn biologis, kimia dan benda lain yang dapat menggangu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

Untuk itu diperlukan standar  pengetahuan keamanan pangan bagi pelaku usaha makanan di Provinsi Gorontalo. Pengetahuan dasar ini juga harus dimiliki setiap orang .

Untuk itu Dinas Pangan selaku Organisasi Perangkat Daerah yang bertanggung jawab atas keamanan pangan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat menggelar  bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan pengawas pangan segar asal tumbuhan (PSAT) petugas pengambil contoh (PPC).

"Petugas Pengambil Contoh bisa memberikan rekomendasi tindakan apa yang harus diambil dalam rangka pengamanan pangan konsumsi pangan segar," kata Sekretaris Dinas Pangan, Niveta Dj Paramata yang mewakili Kepala Dinas  saat membuka  bimtek di Gedung Sumber Ria, Kamis (5/9/2019).

Niveta Paramata menjelaskan keberhasilan keamanan pangan dimulai dari pada saat tanam, perlakuan benihnya, cara menanamnya, pengolahan tanah dan memperhatikan cemaran kimia maupun mikroba yang dapat menganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia.

Di hadapan peserta Bimtek  PPC  Niveta Paramata yang didampingi Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Zakiya Beserewan, berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta sehingga dapat menjalankan tugas pengambilan sampel dengan baik dan benar di kabupaten/kota masing-masing.

 “Tujuan Bimtek ini untuk meningkatkan kompetensi personel dinas kabuapten /kota yang menangani pengawasan keamanan pangan sehingga mampu melakukan pengambilan contoh di wilayah kerja masing-masing,” kata Kepala Seksi Keamanan Pangan, Elli Andi Nuswati, saat melaporklan kegiatan bimtek ini.

Bimtek ini di laksanakan selama 2 hari, Kamis-Jumat (5-6/9/2019) yang diikuti oleh petugas pengambil contoh dari dinas pangan kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.

 

Pewarta : Hariman – Dinas Pangan

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo

KWANDANG – Layanan keliling (mobile service) perizinan dan non-perizinan untuk masyarakat, pelaku usaha maupun instansi pemerintah digelar Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

Pelayanan yang langsung mendekatkan diri pada masyarakat ini dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo Utara mulai Senin-Sabtu (9-14/9/2010).

Layanan keliling ini laksanakan untuk menguatkan dukungan terhadap misi Pemerintah Provinsi Gorontalo, yaitu pemerintahan yang melayani dan mempermudah masyarakat mendapatkan layanan perizinan dan non-perizinan yang menjadi kewenangan provinsi,

“Sesuai jadwal yang telah kami buat, untuk tanggal 9-11 September 2019 Pelayanan bertempat di Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Gorontalo Utara mulai Pukul 09.00-15.00 Wita, untuk tanggal 12-14 September 2019 bertempat di UPT PPI Gentuma,” kata Bambang Trihandoko, Kepala Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

Layanan keliling ini akan memudahkan masyarakat karena tidak perlu lagi ke Kota Gorontalo, mereka lebih menghemat waktu dan energi. Kemudahan ini akan dirasakan masyarakat secara langsung.

Jenis izin yang akan dilayani adalah Perizinan Bidang Perikanan, meliputi  Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI).

Perizinan Bidang Perhubungan, meliputi Izin Trayek AKDP, Izin Insidentil Trayek angkutan Penumpang Umum Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Izin taksi online, Izin Usaha Bongkar Muat barang di Pelabuhan (SIUPBM), Izin Usaha Jasa Pengurusan Transportasi (SIUJPT),

Peizinan Bidang Sumber Daya Mineral, meliputi Izin Pengusahaan/Pemakaian Air Tanah (IPAT).

Perizinan Bidang Energi Ketenagalistrikan, meliputi Izin Operasi Genset (kapasitas di atas 200 KVA), Surat Keterangan (kapasitas 25 sampai dengan 200 KVA), Laporan (kapasitas sampai dengan 25 KVA)

 

Pewarta : Cheni Mahmud - Dinas Penanaman Modal, ESDM dan Transmigrasi

Dipublikasikan pada Kabupaten Gorontalo Utara

GORONTALO – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Gorontalo, rencananya akan mengikuti Lomba Implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Kementerian Keuangan bulan Oktober mendatang.

Untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah setempat, Kakanwil Perbendaharaan, Fahma Sari Fatmah bersama rombongan melakukan pertemuan dengan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, di rumah dinas, Jumat, (6/9/2019).

“Kami meminta izin Gubernur, kepala daerah untuk mengikuti lomba PUG nanti dan alhamdulillah Pak Rusli Habibie sangat mendukung. Bahkan beliau harapkan kita mendapatkan juara, karena memang juga lomba ini dari kementerian keuangan yang terpilih hanya 5 unit termasuk Kanwil Perbendaharaan, dimana jurinya akan survey langsung ke masing-masing unit terkait pemahaman tentang PUG ini,” kata Iwan Handoko, selaku  Kabag Umum Perbendaharaan usai melakukan pertemuan.

Iwan menambahkan lomba impelemntasi PUG ini sangat relevan dengan proyek literasi buku yang telah selesai dibuat oleh Kanwil Pembendaharan. Dimana pihaknya telah menciptakan sebuah buku dengan judul Resonansi Kesetaraan “Gender” di balik Pembangunan Gorontalo.

“Tadi kami juga membawah bukunya diperlihatkan ke pak gubernur dan kami serahkan satu kepada beliau. Dalam buku itu kita menyampaikan beberapa hal terkait dengan kesamaan peran dari semua unsur masyarakat dengan tidak memandang status, usia, maupun jenis kelamin yang dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan Provinsi Gorontalo,” tandasnya.

Terkait lomba Implementasi Pengarusutamaan Gender diadakan oleh Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan. Untuk penilaian akan dimulai pada 12 september mendatang, sedangkan untuk pengumuman pemenang dilakukan bulan Oktober bertepatan dengan hari Oeang Republik Indonesia (ORI).

 

Pewarta : Echin - Humas

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Jumat, 06 September 2019 08:20

Rusli Habibie Jamu Makan Malam Para Jenderal

GORONTALO – Sejumlah jenderal bintang dua dan tiga dari unsur TNI dan Polri berkumpul di Gorontalo pada Kamis, (5/9/2019). Mereka dipertemukan tugas masing-masing. Pangdam XIII Merdeka Mayjen Tiopan Aritonang hadir di Gorontalo untuk pengresmian jembatan dan pencanangan jalan yang dikerjasamakan pemerintah provinsi dengan TNI.

Sementara itu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius datang untuk memberikan kuliah umum di Universitas Gorontalo. Satu perwira tinggi lainnya yakni Irjen Pol Rachmad Fudail, Kapolda Gorontalo, baru saja menerima kenaikan pangkat.

Momentum langka ini dimanfaatkan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie untuk menggelar jamuan makan malam bertempat di Hotel Horison, Kota Gorontalo, Kamis (5/9/2019). Suasana berjalan santai dan penuh canda.

“Sedikit saya sampaikan bahwa kondisi di Gorontalo pasca pemilu berlangsung aman dan kondusif, itu semua tak luput dari kerja keras dari seluruh stakeholder aparat TNI Polri kita yg selama ini melaksanakan pengamanan. Termasuk melakukan upaya-upaya deteksi dini pencegahan paham-paham radikal dengan melakukan program sosialisasi pencegahan di berbagai kalangan masyarakat,” kata Rusli.

Di hari yang sama Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto juga berada di Gorontalo, namun ia langsung kembali ke Jakarta. Jenderal bintang tiga itu hadir untuk memimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat Kapolda Gorontalo dari Brigjen Pol ke Irjen Pol.

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
Kamis, 05 September 2019 23:57

Auditor ANRI Kunjungi Kantor BPBD

GORONTALO - Tim Audit Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) didampingi tim Dinas Kearsipan dan Perpustakaan yang dipimpin Kepala Bidang Kearsipan Mustari Sumaga mengunjungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo.

Tim ini diterima oleh Sekretaris Badan di ruang rapat. Dalam kunjungannya Tim ANRI dipimpin Nurgamah menyampaikan bahwa audit kearsipan merupakan proses identifikasi masalah, analisis dan evaluasi bukti yang dilakukan secara independen objektif dan profesional berdasarkan standar kearsipan untuk menilai kebenaran, kecermatan, kredibilitas, efektifitas, efisien dan keandalan penyelenggaraan kearsipan.

Dalam kunjungan ini Tim ANRI meninjau langsung ke tempat penyimpanan arsip BPBD.

Sekretaris BPBD, Agus Maliki menyampaikan bahwa untuk penyempurnaan pengelolaan arsip di BPBD perlu pengelolaan yang maksimal terutama dari pengelola perlu ditingkatkan pemahaman tentang kearsipan.

“Melihat kompetensi pengelolala arsip BPBD ini perlu peningkatan kualitas, paling tidak kami akan ikutkan Diklat atau Bimtek pengelolaan arsip agar mereka bisa mengelola dengan baik, sehingga bisa meraih pengelola berkualitas arsiparis,” kata Agus Maliki, Kamis (5/9/2019).

Agus Maliki juga menjelaskan perlunya penyiapan infrastruktur arsip seperti box arsip, untuk pengadaan center data arsip. Meningkatkan pengelolaan arsip ini adalah keharusan karena merupakan kewajiban setiap OPD dalam menjaga amanah terkait dengan dokumen negara yang perlu dilindungi dan dijaga.

“Perlu ada penanganan mulai dari pengelolaan sampai pada pemilahan data arsip bahkan kami sampai pada akuisisi, di dalam akuisisi ini kami bisa melihat mana arsip dinamis dan mana arsip statis,” papar Agus Maliki.

Di dalam arsip dinamis  dapat terlihat arsip yang sangat fundamental dan arsip biasa sehingga perlu mengacu pada Jadwal Retensi Arsip (JRA).

BPBD sudah memiliki JRA sehingga dapat melakukan pengelolaan arsip itu sesuai ketentuan yang ada.

Jika arsip OPD tertata baik maka akan melancarkan kegiatan di kantor, memudahkan untuk melaksankan tupoksi yang ada berikutnya, agenda kegiatan terdokumentasi yang suatu saat akan menjadi nilai sejarah bagi OPD.

 

 Pewarta : Iswandi Jusuf - BPBD

Dipublikasikan pada Provinsi Gorontalo
© 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo
Jalan Sapta Marga Kelurahan Botu
Kota Gorontalo - Gorontalo